Konservasi Sumber Daya Alam

Konsevasi sumber daya alam sangat sangat penting bagi nilai ekonomi , contoh seperti satwa – satwa liar dan tumbuhan yang memberikan keuntungan dan income bagi modal pembangunan umat manusia seperti untuk obat – obatan, makanan , serat, varietas, dan lain – lainnya. Semuanya berasal dari sumber daya alam yang tak disngka – sangka yang justru dapat lebih bertahan lama nilai strategis dengan sendirinya dibandingkan dengan rancangan dan upaya pengelolaan manusia.Konservasi menjadi tarik ulur, apakah sesuai harviahnya mengembalikan seperti semula ataukah menggunakan sumber daya alam secara bijaksana dan lestari disini mencangkup 3 aspek.

  1. Perlindungan, Konservasi suber daya alam sebagai program anti sipasi kelangkaan dan penyangga jalannya kehidupan ini.
  2. Pengawetan dan Pemeliharaan, Penggunaan sumber daya alam secara efektif dan efesien.
  3. Pemanfaatan, Secara lestari dan terjaminnya sumber daya alam untuk masa berkelanjutan.

Dengan semakin banyaknya yang hilang sumber daya alam atau keanekaragam hayati sudah bisa dikata dalam kisaran bahaya. Telah dikalkulasikan kalau konsevasi berkelanjutan / reboisasi mungkin hanya sekitar 5 sampai 10 persen spesies didunia yang hilang mungkin berkdekade sesudah 30 tahun . dengan perkiraan 10 juta di bumi ini merupakan jumplah potensial hilang dari 50.000 – 100.000 jenis pertahun.

MENGAPA SUMBER DAYA ALAM DI KONSERVASIKAN ?
Konservasi sumber daya alam sangatlah penting bagi kehidupan dan  nilai ekonomi mengingat tanda – tanda kelangkaan  sangatlah menyolok. Berbagai tindakan yang sangat perlu, terkait hidup matinya manusia tidak khususnya dengan demikian pendekatan kultur masyarakatmodern maupun tradisional perlunya ada sikap tidak difocuskan hanya pada bagian tertentu saja yang penting yang mempuyai daya tarik, dan sumber daya alam yang dianggap terancam. Amat penting untuk meningkatkan kesadaran dan mengurangi ancaman terhadap sumber daya alam tersebut tetapi jarang berhadapan langsung dengan masalah yang lebih mendasar dalam skala yang lebih luas yang berkaitan dengan hilangnya suber daya alam pad umumnya. Dengan alasan tersebut kegiatan – kegiatan konservasi akan lebih di tingkatkan dan lebih difokuskan pada tngkat penyelamatan ekosistem. Bagaimanapun waktu terus berlanjut dan ekosistem yang penting terus harus ( wajib ) diplih untuk kegiatan konservasi pada saat ini. Diharapkan / dianjurkan bagi manusia dalam upaya penyelamatan 70 % keanekaragam hayati yang ada didunia. Dengan demikian dapat dapat dianggap ekosistem dinegara – negara dunia mendapat perhatian. Satu pendekatan konservasi sumber daya alam didunia menggali wilayah – wilayah potensi.

SASARAN KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM.

  1. Menjamin terpeliharanya proses ekologi yang menunjang system penyangga kehidupan bagi kelangsungan pembangunan dan kesejahteraan manusia.
  2. Menjamin terpeliharanya keanekaragam sumber daya alam sumber kinetik dan tipe – tipe ekosistemnya sehingga mampu menunjang pembangunan, ilmu pengetahuan dan tehnologi yang memungkinkan pemenuhan kebutuhan  manusia yang menggunakan sumber daya alam hayati bagi kesejahteraan
  3. Mengendalikan cara – cara pemanfaatan sumber daya alam hayati sehingga menjamin kelestarian ( azas perlindungan, pengawetan pelestarian )

PENERAPAN KONSEVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI

  1. Konservasi sumber daya alam nabati merupakan suatu barang baru bagi masyarakat kita dan masyarakat lainnya didunia dan ini bertentangan dengan aham masyarakat pada umumnya. Maka diperlukan perjuangan yang cukup gigih dan berat untuk memasyarakatkan  konservasi sumber daya alam.
  2. Bahwa penempatan suaka alam dan kawasan pelestarian alam bukanlah suatu keputusan yang mubadzir tetapi adalah tindakan yang harus dilakukan untuk mencadangkan 10 % kekayaan alam yang sewaktu – waktu bisa dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
  3. Keberhasilan rogram konsevasi sumber daya alam hayati tidak semenarik keberhasilan program lainnya seperti program peningkatan pangan program listrik masuk desa dan lain – lain. Hal ini berdampak fisik dan spikologis pada kebijaksanaan masyarakat.
  4. Pembuktian perlu tidaknya konservasi sumber daya alam menggunakan disiplin ilmu yang kompleks. Jadi sulit dicerna oleh rata – rata masyarakat.
  5. Rata – rata kebutuhan jangka pendek dan menengah bagi penduduk Indonesia belum tercapai, maka sulit untuk menyakinkan masyarakat bahwa kebutuhan jangka panjang juga perlu diperjuangkan sejak dini.
  6. Terbatasnya sumber – sumber managemen ditengah – tengah masyarakat. Oleh karena itu masyarakat selalu cenderung mementingkan hal yang actual  dan menarik.
  7. Persepsi masyarakat terhadap tindakan pelanggaran hukum di bidang konservasi tidak sama dengan tindakan atau kejahatan lainnya.

PENERAPAN KONSERVASI DI INDONESIA
Program konservasi di Indonesia dilaksanan dalam berbagai kegiatan antara lain :

  1. Kegiatan In situ : yakni perlindungan plasma nuftah  ( flora/fauna dihabitat asli ). Dalam hal in In situ sudah ditarjetkan menetapkan kawasan hutan dan kawasan lainnya seluas kurang lebih 10 % dari ekosistem alami sebagai kawasan konservasi, yang dikenal sebagai kawasan suaka alam ( cagar alam suaka marga satwa kawasan pelestarian alam taman nasional taman hutan raya dan taman wisata alam ) kawasan tersebut sekarang disebut kawasan hutan
  2. Kegiatan ek situ : adalah upaya pelestarianflora dan  fauna diluar habitataslinya. Dalamhal ini dikenal dengan penangkaran dan budi daya flora dan fauna ( kebun binatang, taman safari, kebun raya )
  3. Penerangan hukuman yang berlaku  ( penegakan hukum ) adalah upaya – upaya  mengatur pemanfaatan flora dan fauna secara pemanfaatan flora dan fauna secara bertanggung jawab. Kegiatan kongkritnya berupa pengawasan lalu lintas flora dan fauna, penetapan quota dan penegakan hukum.
  4. Peningkatan peran serta masyarakat adalah salah satu upaya meningkatan kepedulian masyarakat dalam bidangkonsevasi sumber daya alam hayati. Program ini dilakukan melalui pendidikan, penyuluhan  dan slogan / dalam poster  (kampanye) juga disalurkan melalui kelompok pecinta alam, kader konservasi , kelompok pelestari sumber daya alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: